Share

Daya Tarik Objek Wisata Pura Dalem Jagaraga Di Tejakula, Buleleng Bali

Pura Dalem Jagaraga terletak di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, 11 KM sebelah timur Kota Singaraja, berlokasi di pinggir jalan jurusan Singaraja – Sawan. Desa ini terkenal sebagai “ Puputan Jagaraga ” yaitu istilah terhadap kondisi perang yang pernah terjadi di sini ketika warga setempat harus berjuang melawan Belanda pada tahun 1848 dibawah komando I Gusti Ketut Jelantik. 

 Meskipun sekarang ini sudah mulai banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal hingga turis asing, lingkungan pura masih belum tersedia fasilitas yang mengkhusus ditujukan untuk menjamu wisatawan karena lebih banyak ditujukan buat objek wisata edukasi. Jalan di depan lingkungan pura untuk sementara waktu dimanfaatkan sebagai area parkir.  

Baca Juga : Struktur Sel Glia

Beberapa keunikan bisa anda lihat di lingkungan Pura Jagaraga ini, diantaranya adalah memiliki pahatan relief menempel kuat di tembok paling depan pada bagian luar lingkungan pura, dimana dalam relief tersebut melukiskan pertempuran maha dahsyat antara sekelompok pesawat udara model kuno peninggalan Jepang di udara, mobil – mobil perang, perampokan bersenjata, perahu yang memuat beberapa pasukan tentara asing mendarat di pesisir pantai, dan orang yang sedang meminum bir. 

Terdapat juga beberapa Patung Men Branyut sesuai dengan cerita rakyat desa setempat yang cukup terkenal di Pulau Bali, menggambarkan kisah keluarga yang memiliki banyak anak. 

Sebagaimana diketahui bahwa Bali adalah pusatnya bangunan pura atau tempat peribadatan bagi umat Hindu di Bali karena memang mayoritas penduduk di sini adalah beragama Hindu yang mewajibkan pengikut agama ini memiliki bangunan relijius pada masing – masing halaman rumah mereka dan pusat persembahyangan bersama berupa pura yang dibangun di desa. Dari sini bisa dibayangkan, tak terhitung secara pasti berapa banyak berdirinya pura – pura yang ada di seluruh Bali termasuk di desa ini.

 Masing - masing pura mempunyai kelebihan dan daya tarik tersendiri, terutama bagi para wisatawan asing yang berminat belajar serius tentang adat, budaya dan agama di Bali. 

Pura Dalem Jagaraga ini adalah salah satu pura terbesar di desa ini yang merupakan salah satu dari lingkungan Pura Kahyangan Tiga Jagaraga, dimana secara umum dan sepintas pandang memiliki ciri - ciri yang menyerupai dengan Pura Dalem lainnya di Bali seperti berlokasi dekat dengan kuburan, memiliki hiasan - hiasan berupa patung yang berwajah unik, seram dan menakutkan, diantaranya adalah Patung Betara Durga yang sangat terkenal. 

tempat wisata spiritual yang wajib untuk anda kunjungi karena menyimpan pesona keindahan seni yang tidak ada duanya. Penduduk lokal dikenal ramah tamah terhadap wisatawan lokal dan wisatawan asing.  

Produk Seni Ukir Khas Bali Terkait 

Seperti yang kami jelaskan di atas, daya tarik utama dari objek wisata Pura Dalem Jagaraga di Desa Tejakula, Buleleng, Bali adalah terletak pada produk seni ukir khas Bali, rata – rata memiliki motif tersendiri. 

Berdasarkan penelitian, motif ukiran Bali adalah seni luhur peninggalan jaman kerajaan dahulu kala, dimana saat ini sudah mendapatkan kemajuan di bidang seni.  Motif ukiran Bali khas Buleleng sangat mudah dikenali dengan beberapa ciri khas, terbagi antara ciri umum dan khusus. Ciri - ciri umum : ukiran Bali dengan motif daun, bunga dan buah yang berbentuk cembung dan cekung. Motif Bali dalam hal ini adalah motif campuran yang umumnya memiliki perpaduan bentuk antara motif cekung dan cembung. 

Adapun ciri khusus dari ukiran Bali khas Buleleng ini antara lain : ciri angkup seperti menerapkan bentuk yang berikal pada ujung ukiran, bentuk sunggar tak beraturan dari ujung ikal benangan terhadap daun pokok, ciri imbar terhadap motif Bali seperti pada motif Pejajaran dan motif Majapahit yang diberi tanda di depan pangkal daun pokok yang mengikuti bentuk dan ciri alur dasar, sehingga pada nantinya akan membentuk sebuah keserasian dari hasil seni khas Bali secara keseluruhan terhadap motif – motif yang akan dipilih. Benangan pada motif dengan bentuk khusus atau khas yaitu cembung dan miring sebagian, tumbuh melingkar hingga pada ujung ikal dan memiliki pecahan garis yang menjalar pada daun pokok dan pecahan cawen yang terdapat pada ukiran daun patran.   

Tampilan dari ukiran Bali seperti yang kami jelaskan di atas rata – rata melukiskan keunikan dan kekhasan dari ukiran Bali, diharapkan mampu memikat para wisatawan lokal dan turis mancanegara untuk mampir ke artshop yang banyak betebaran di sekitar area wisata dan menjadikannya sebagai objek wisata menarik untuk berburu oleh – oleh khas benda – benda seni Bali dan menangkap objek fotografi yang cantik, dimana saat ini warga Bali di Buleleng dan di tempat – tempat lainnya di Pulau Bali sudah mulai menyukai dan suka terjun menekuni profesi sebagai pengukir yang diharapkan di masa depan menjadi lahan bagus guna mengais penghasilan. 

Baca Juga :

Kondisi serupa juga bisa ditemukan pada beberapa sentra ukiran Bali di luar Kabupaten Buleleng seperti Desa Mas – Ubud, Desa Tangep – Mengwi, Desa Peken Belayu, Marga – Tabanan dan sederet desa lainnya yang saat ini sangat populer hingga mancanegara sebagai sentra ukiran khas Bali.   

Do you also want to write and share stories?

With Poptype it is easy to create beautiful stories and share them to your social networks.